<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582</id><updated>2011-07-29T02:08:39.789+07:00</updated><category term='Dwi Setiawan'/><category term='Lenny Wongso dalam http://www.andriewongso.com'/><category term='http://nyariduitreceh.blogspot.com'/><category term='M. Sobry Sutikno dalam http://re-searchengines.com'/><title type='text'>SMPN 1 PATIMUAN  CILACAP</title><subtitle type='html'>Tempat Berkumpul Alumni dan Keluarga Besar SMPN 1 Patimuan Cilacap</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-1019297574226813241</id><published>2009-11-28T22:11:00.002+07:00</published><updated>2009-11-28T22:15:29.525+07:00</updated><title type='text'>Biografi Jendral Besar Soedirman</title><content type='html'>Jendral Besar Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916. enderal Sudirman merupakan salah satu tokoh besar di antara sedikit orang lainnya yang pernah dilahirkan oleh suatu revolusi. Saat usianya masih 31 tahun ia sudah menjadi seorang jenderal. Meski menderita sakit paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya melawan Belanda. Ia berlatarbelakang seorang guru HIS Muhammadiyah di Cilacap dan giat di kepanduan Hizbul Wathan&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pendudukan Jepang, ia masuk tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor yang begitu tamat pendidikan, langsung menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Menjadi Panglima Divisi V/Banyumas sesudah TKR terbentuk, dan akhirnya terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TNI). Ia merupakan Pahlawan Pembela Kemerdekaan yang tidak perduli pada keadaan dirinya sendiri demi mempertahankan Republik Indonesia yang dicintainya. Ia tercatat sebagai Panglima sekaligus Jenderal pertama dan termuda Republik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudirman merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini. Pribadinya teguh pada prinsip dan keyakinan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya. Ia selalu konsisten dan konsekuen dalam membela kepentingan tanah air, bangsa, dan negara. Hal ini boleh dilihat ketika Agresi Militer II Belanda. Ia yang dalam keadaan lemah karena sakit tetap bertekad ikut terjun bergerilya walaupun harus ditandu. Dalam keadaan sakit, ia memimpin dan memberi semangat pada prajuritnya untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda. Itulah sebabnya kenapa ia disebutkan merupakan salah satu tokoh besar yang dilahirkan oleh revolusi negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudirman yang dilahirkan di Bodas Karangjati, Purbalingga, 24 Januari 1916, ini memperoleh pendidikan formal dari Sekolah Taman Siswa, sebuah sekolah yang terkenal berjiwa nasional yang tinggi. Kemudian ia melanjut ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Solo tapi tidak sampai tamat. Sudirman muda yang terkenal disiplin dan giat di organisasi Pramuka Hizbul Wathan ini kemudian menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap. Kedisiplinan, jiwa pendidik dan kepanduan itulah kemudian bekal pribadinya hingga bisa menjadi pemimpin tertinggi Angkatan Perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pendidikan militer diawalinya dengan mengikuti pendidikan tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor. Setelah selesai pendidikan, ia diangkat menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Ketika itu, pria yang memiliki sikap tegas ini sering memprotes tindakan tentara Jepang yang berbuat sewenang-wenang dan bertindak kasar terhadap anak buahnya. Karena sikap tegasnya itu, suatu kali dirinya hampir saja dibunuh oleh tentara Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Indonesia merdeka, dalam suatu pertempuran dengan pasukan Jepang, ia berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Banyumas. Itulah jasa pertamanya sebagai tentara pasca kemerdekaan Indonesia. Sesudah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) terbentuk, ia kemudian diangkat menjadi Panglima Divisi V/Banyumas dengan pangkat Kolonel. Dan melalui Konferensi TKR tanggal 2 Nopember 1945, ia terpilih menjadi Panglima Besar TKR/Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia. Selanjutnya pada tanggal 18 Desember 1945, pangkat Jenderal diberikan padanya lewat pelantikan Presiden. Jadi ia memperoleh pangkat Jenderal tidak melalui Akademi Militer atau pendidikan tinggi lainnya sebagaimana lazimnya, tapi karena prestasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pasukan sekutu datang ke Indonesia dengan alasan untuk melucuti tentara Jepang, ternyata tentara Belanda ikut dibonceng. Karenanya, TKR akhirnya terlibat pertempuran dengan tentara sekutu. Demikianlah pada Desember 1945, pasukan TKR yang dipimpin oleh Sudirman terlibat pertempuran melawan tentara Inggris di Ambarawa. Dan pada tanggal 12 Desember tahun yang sama, dilancarkanlah serangan serentak terhadap semua kedudukan Inggris. Pertempuran yang berkobar selama lima hari itu akhirnya memaksa pasukan Inggris mengundurkan diri ke Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat pasukan Belanda kembali melakukan agresinya atau yang lebih dikenal dengan Agresi Militer II Belanda, Ibukota Negara RI berada di Yogyakarta sebab Kota Jakarta sebelumnya sudah dikuasai. Jenderal Sudirman yang saat itu berada di Yogyakarta sedang sakit. Keadaannya sangat lemah akibat paru-parunya yang hanya tingggal satu yang berfungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Agresi Militer II Belanda itu, Yogyakarta pun kemudian berhasil dikuasai Belanda. Bung Karno dan Bung Hatta serta beberapa anggota kabinet juga sudah ditawan. Melihat keadaan itu, walaupun Presiden Soekarno sebelumnya telah menganjurkannya untuk tetap tinggal dalam kota untuk melakukan perawatan. Namun anjuran itu tidak bisa dipenuhinya karena dorongan hatinya untuk melakukan perlawanan pada Belanda serta mengingat akan tanggungjawabnya sebagai pemimpin tentara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan ditandu, ia berangkat memimpin pasukan untuk melakukan perang gerilya. Kurang lebih selama tujuh bulan ia berpindah-pindah dari hutan yang satu ke hutan yang lain, dari gunung ke gunung dalam keadaan sakit dan lemah sekali sementara obat juga hampir-hampir tidak ada. Tapi kepada pasukannya ia selalu memberi semangat dan petunjuk seakan dia sendiri tidak merasakan penyakitnya. Namun akhirnya ia harus pulang dari medan gerilya, ia tidak bisa lagi memimpin Angkatan Perang secara langsung, tapi pemikirannya selalu dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudirman yang pada masa pendudukan Jepang menjadi anggota Badan Pengurus Makanan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Keresidenan Banyumas, ini pernah mendirikan koperasi untuk menolong rakyat dari bahaya kelaparan. Jenderal yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi, ini akhirnya harus meninggal pada usia yang masih relatif muda, 34 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tangal 29 Januari 1950, Panglima Besar ini meninggal dunia di Magelang dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta. Ia dinobatkan sebagai Pahlawan Pembela Kemerdekaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut Ini Data Lengkap Tengtang Jendral Besar Soedirman&lt;br /&gt;Nama  : Jenderal Sudirman&lt;br /&gt;Lahir : Bodas Karangjati, Purbalingga, 24 Januari 1916&lt;br /&gt;Meninggal: Magelang, 29 Januari 1950&lt;br /&gt;Agama: Islam&lt;br /&gt;Pendidikan Fomal:&lt;br /&gt;- Sekolah Taman Siswa&lt;br /&gt;- HIK Muhammadiyah, Solo (tidak tamat)&lt;br /&gt;Pendidikan Tentara:&lt;br /&gt;- Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor&lt;br /&gt;Pengalaman Pekerjaan:&lt;br /&gt;- Guru di HIS Muhammadiyah di Cilacap&lt;br /&gt;- Pengalaman Organisasi:&lt;br /&gt;- Kepanduan Hizbul Wathan&lt;br /&gt;Jabatan di Militer:&lt;br /&gt;- Panglima Besar TKR/TNI, dengan pangkat Jenderal&lt;br /&gt;- Panglima Divisi V/Banyumas, dengan pangkat Kolonel&lt;br /&gt;- Komandan Batalyon di Kroya&lt;br /&gt;Tanda Penghormatan:&lt;br /&gt;- Pahlawan Pembela Kemerdekaan&lt;br /&gt;Meniggal: Magelang, 29 Januari 1950&lt;br /&gt;Dimakamkan: Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;http://kolom-biografi.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-1019297574226813241?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/1019297574226813241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/biografi-jendral-besar-soedirman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/1019297574226813241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/1019297574226813241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/biografi-jendral-besar-soedirman.html' title='Biografi Jendral Besar Soedirman'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-5413228409166993241</id><published>2009-11-28T22:03:00.002+07:00</published><updated>2009-11-28T22:09:31.441+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Khaldun - Peletak Dasar Ilmu Sosial dan Politik Islam</title><content type='html'>Nama lengkapnya adalah Waliuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin al-Hasan yang kemudian masyhur dengan sebutan Ibnu Khaldun. lahir di Tunisia pada 1 Ramadan 732 H./27 Mei 1332 M. adalah dikenal sebagai sejarawan dan bapak sosiologi Islam yang hafal Alquran sejak usia dini. Sebagai ahli politik Islam, ia pun dikenal sebagai bapak Ekonomi Islam, karena pemikiran-pemikirannya tentang teori ekonomi yang logis dan realistis jauh telah dikemukakannya sebelum Adam Smith (1723-1790) dan David Ricardo (1772-1823) mengemukakan teori-teori ekonominya. Bahkan ketika memasuki usia remaja, tulisan-tulisannya sudah menyebar ke mana-mana.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan-tulisan dan pemikiran Ibnu Khaldun terlahir karena studinya yang sangat dalam, pengamatan terhadap berbagai masyarakat yang dikenalnya dengan ilmu dan pengetahuan yang luas, serta ia hidup di tengah-tengah mereka dalam pengembaraannya yang luas pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dalam tugas-tugas yang diembannya penuh dengan berbagai peristiwa, baik suka dan duka. Ia pun pernah menduduki jabatan penting di Fes,&lt;br /&gt;Granada, dan Afrika Utara serta pernah menjadi guru besar di Universitas al-Azhar, Kairo yang dibangun oleh dinasti Fathimiyyah. Dari sinilah ia melahirkan karya-karya yang monumental hingga saat ini. Nama dan karyanya harum dan dikenal di berbagai penjuru dunia. Panjang sekali jika kita berbicara tentang biografi Ibnu Khaldun, namun ada tiga periode yang bisa kita ingat kembali dalam perjalan hidup beliau. Periode pertama, masa dimana Ibnu Khaldun menuntut berbagai bidang ilmu pengetahuan. Yakni, ia belajar Alquran, tafsir, hadis, usul fikih, tauhid, fikih madzhab Maliki, ilmu nahwu dan sharaf, ilmu balaghah, fisika dan matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam semua bidang studinya mendapatkan nilai yang sangat memuaskan dari para gurunya. Namun studinya terhenti karena penyakit pes telah melanda selatan Afrika pada tahun 749 H. yang merenggut ribuan nyawa. Ayahnya dan sebagian besar gurunya meninggal dunia. Ia pun berhijrah ke Maroko selanjutnya ke Mesir; Periode kedua, ia terjun dalam dunia politik dan sempat menjabat berbagai posisi penting kenegaraan seperti qadhi al-qudhat (Hakim Tertinggi). Namun, akibat fitnah dari lawan-lawan politiknya, Ibnu Khaldun sempat juga dijebloskan ke dalam penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SETELAH keluar dari penjara, dimulailah periode ketiga kehidupan Ibnu Khaldun, yaitu berkonsentrasi pada bidang penelitian dan penulisan, ia pun melengkapi dan merevisi catatan-catatannya yang telah lama dibuatnya. Seperti kitab al-’ibar (tujuh jilid) yang telah ia revisi dan ditambahnya bab-bab baru di dalamnya, nama kitab ini pun menjadi Kitab al-’Ibar wa Diwanul Mubtada’ awil Khabar fi Ayyamil ‘Arab wal ‘Ajam wal Barbar wa Man ‘Asharahum min Dzawis Sulthan al-Akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab al-i’bar ini pernah diterjemahkan dan diterbitkan oleh De Slane pada tahun 1863, dengan judul Les Prolegomenes d’Ibn Khaldoun. Namun pengaruhnya baru terlihat setelah 27 tahun kemudian. Tepatnya pada tahun 1890, yakni saat pendapat-pendapat Ibnu Khaldun dikaji dan diadaptasi oleh sosiolog-sosiolog German dan&lt;br /&gt;Austria yang memberikan pencerahan bagi para sosiolog modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya lain Ibnu Khaldun yang bernilai sangat tinggi diantaranya, at-Ta’riif bi Ibn Khaldun (sebuah kitab autobiografi, catatan dari kitab sejarahnya); Muqaddimah (pendahuluan atas kitabu al-’ibar yang bercorak sosiologis-historis, dan filosofis); Lubab al-Muhassal fi Ushul ad-Diin (sebuah kitab tentang permasalahan dan pendapat-pendapat teologi, yang merupakan ringkasan dari kitab Muhassal Afkaar al-Mutaqaddimiin wa al-Muta’akh-khiriin karya Imam Fakhruddin ar-Razi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. Bryan S. Turner, guru besar sosiologi di Universitas of&lt;br /&gt;Aberdeen, Scotland dalam artikelnya “The Islamic Review &amp; Arabic Affairs” di tahun 1970-an mengomentari tentang karya-karya Ibnu Khaldun. Ia menyatakan, “Tulisan-tulisan sosial dan sejarah dari Ibnu Khaldun hanya satu-satunya dari tradisi intelektual yang diterima dan diakui di dunia Barat, terutama ahli-ahli sosiologi dalam bahasa Inggris (yang menulis karya-karyanya dalam bahasa Inggris).” Salah satu tulisan yang sangat menonjol dan populer adalah muqaddimah (pendahuluan) yang merupakan buku terpenting tentang ilmu sosial dan masih terus dikaji hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan buku ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Di sini Ibnu Khaldun menganalisis apa yang disebut dengan ‘gejala-gejala sosial’ dengan metoda-metodanya yang masuk akal yang dapat kita lihat bahwa ia menguasai dan memahami akan gejala-gejala sosial tersebut. Pada bab ke dua dan ke tiga, ia berbicara tentang gejala-gejala yang membedakan antara masyarakat primitif dengan masyarakat moderen dan bagaimana sistem pemerintahan dan urusan politik di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab ke dua dan ke empat berbicara tentang gejala-gejala yang berkaitan dengan cara berkumpulnya manusia serta menerangkan pengaruh faktor-faktor dan lingkungan geografis terhadap gejala-gejala ini. Bab ke empat dan ke&lt;br /&gt;lima, menerangkan tentang ekonomi dalam individu, bermasyarakat maupun negara. Sedangkan bab ke enam berbicara tentang paedagogik, ilmu dan pengetahuan serta alat-alatnya. Sungguh mengagumkan sekali sebuah karya di abad ke-14 dengan lengkap menerangkan hal ihwal sosiologi, sejarah, ekonomi, ilmu dan pengetahuan. Ia telah menjelaskan terbentuk dan lenyapnya negara-negara dengan teori sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Khaldun sangat meyakini sekali, bahwa pada dasarnya negera-negara berdiri bergantung pada generasi pertama (pendiri negara) yang memiliki tekad dan kekuatan untuk mendirikan negara. Lalu, disusul oleh generasi ke dua yang menikmati kestabilan dan kemakmuran yang ditinggalkan generasi pertama. Kemudian, akan datang generasi ke tiga yang tumbuh menuju ketenangan, kesenangan, dan terbujuk oleh materi sehingga sedikit demi sedikit bangunan-bangunan spiritual melemah dan negara itu pun hancur, baik akibat kelemahan internal maupun karena serangan musuh-musuh yang kuat dari luar yang selalu mengawasi kelemahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADA beberapa catatan penting dari sini yang dapat kita ambil bahan pelajaran. Bahwa Ibnu Khaldun menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan tidak meremehkan akan sebuah sejarah. Ia adalah seorang peneliti yang tak kenal lelah dengan dasar ilmu dan pengetahuan yang luas. Ia selalu memperhatikan akan komunitas-komunitas masyarakat. Selain seorang pejabat penting, ia pun seorang penulis yang produktif. Ia menghargai akan tulisan-tulisannya yang telah ia buat. Bahkan ketidaksempurnaan dalam tulisannya ia lengkapi dan perbaharui dengan memerlukan waktu dan kesabaran. Sehingga karyanya benar-benar berkualitas, yang di adaptasi oleh situasi dan kondisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pemikiran-pemikirannya yang briliyan Ibnu Khaldun dipandang sebagai peletak dasar ilmu-ilmu sosial dan politik Islam. Dasar pendidikan Alquran yang diterapkan oleh ayahnya menjadikan Ibnu Khaldun mengerti tentang Islam, dan giat mencari ilmu selain ilmu-ilmu keislaman. Sebagai Muslim dan hafidz Alquran, ia menjunjung tinggi akan kehebatan Alquran. Sebagaimana dikatakan olehnya, “Ketahuilah bahwa pendidikan Alquran termasuk syiar agama yang diterima oleh umat Islam di seluruh dunia Islam. Oleh kerena itu pendidikan Alquran dapat meresap ke dalam hati dan memperkuat iman. Dan pengajaran Alquran pun patut diutamakan sebelum mengembangkan ilmu-ilmu yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, nilai-nilai spiritual sangat di utamakan sekali dalam kajiannya, disamping mengkaji ilmu-ilmu lainnya. Kehancuran suatu negara, masyarakat, atau pun secara individu dapat disebabkan oleh lemahnya nilai-nilai spritual. Pendidikan agama sangatlah penting sekali sebagai dasar untuk menjadikan insan yang beriman dan bertakwa untuk kemaslahatan umat. Itulah kunci keberhasilan&lt;br /&gt;Ibnu Khaldun, ia wafat di Kairo Mesir pada saat bulan suci Ramadan tepatnya pada tanggal 25 Ramadan 808 H./19 Maret 1406 M.***&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;http://kolom-biografi.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-5413228409166993241?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kolom-biografi.blogspot.com' title='Ibnu Khaldun - Peletak Dasar Ilmu Sosial dan Politik Islam'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/5413228409166993241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/ibnu-khaldun-peletak-dasar-ilmu-sosial.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/5413228409166993241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/5413228409166993241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/ibnu-khaldun-peletak-dasar-ilmu-sosial.html' title='Ibnu Khaldun - Peletak Dasar Ilmu Sosial dan Politik Islam'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-4393045325042833229</id><published>2009-11-27T15:18:00.005+07:00</published><updated>2009-11-27T15:35:40.887+07:00</updated><title type='text'>Peraturan, Jadwal &amp; Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP 2009/2010</title><content type='html'>Ujian Nasional untuk tingkat SMP -Insya Alloh- akan dilaksanakan pada Tanggal 27–30 April 2009. Tidak ada perubahan mendasar tentang kriteria kelulusan, masih sama dengan tahun lalu. Bagi Siswa-siswi SMP atau yang putra-putrinya akan menempuh Ujian Nasional SMP mendatang, berikut ini kami sampaikan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), &lt;span class="fullpost"&gt;Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010 lengkap dengan kisi-kisi materi Ujian Nasional tersebut. semuanya dapat di download &lt;a href="http://www.4shared.com/file/160689359/983da83a/permen_75_2009.html"&gt;DISINI&lt;/a&gt;. Oke, semoga bermanfaat.  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-4393045325042833229?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/4393045325042833229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/peraturan-jadwal-kisi-kisi-ujian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/4393045325042833229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/4393045325042833229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/peraturan-jadwal-kisi-kisi-ujian.html' title='Peraturan, Jadwal &amp; Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP 2009/2010'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-2531082479203686835</id><published>2009-11-15T11:57:00.008+07:00</published><updated>2009-11-15T12:09:46.067+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dwi Setiawan'/><title type='text'>TUNING GITAR</title><content type='html'>Tuning / menyetem gitar adalah rutinitas wajib yang harus dijalani seorang pemain gitar sebelum mulai memainkan gitarnya. Gitar yang tidak tuning atau tidak stem tentu tidak akan bisa menghasilkan nada yang enak untuk didengar. &lt;br /&gt;mungkin sudah banyak yang tahu cara umum untuk menyetem gitar, yaitu :&lt;br /&gt;1. Senar 2 ditekan pada fret ke 5, bunyinya disamakan dengan senar 1 tanpa ditekan (los senar)&lt;br /&gt;2. Senar 3 ditekan pada fret ke 4, bunyinya disamakan dengan senar 2 tanpa tekanan&lt;br /&gt;3. Senar 4 ditekan pada fret ke 5, bunyinya disamakan dengan senar 3 tanpa tekanan&lt;br /&gt;4. Senar 5 ditekan pada fret ke 5, bunyinya disamakan dengan senar 4 tanpa tekanan&lt;br /&gt;5. Senar 6 ditekan pada fret ke 5, bunyinya disamakan dengan senar 5 tanpa tekanan&lt;br /&gt;Nah, kali ini saya akan mencoba menjelaskan mengapa proses tuning gitar harus mengikuti aturan 1 sampai 5 diatas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah gitar, biasanya memiliki 6 buah senar yang masing-masing mempunyai nada tertentu. Dalam kondisi tanpa ditekan, nada-nada pada senar gitar adalah sebagai berikut : &lt;br /&gt;- Senar 1 = E&lt;br /&gt;- Senar 2 = B&lt;br /&gt;- Senar 3 = G&lt;br /&gt;- Senar 4 = D&lt;br /&gt;- Senar 5 = A&lt;br /&gt;- Senar 6 = E&lt;br /&gt;**) senar 1 adalah senar terkecil/senar paling bawah&lt;br /&gt;Dengan demikian, apabila kita membunyikan gitar dari bawah ke atas tanpa menekan salah satu senar yang ada akan dihasilkan nada E – B – G – D – A – E - anda bisa menghafalkan urutan nada-nada tersebut dengan kata-kata yang mudah anda ingat sendiri, misalnya dengan nama sahabat-sahabat anda seperti : Eka-Bayu-Galih-Desi-Ari-Enda, atau yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kotak (fret) pada gitar mewakili nilai 0.5 (setengah nada), dengan demikian jika 2 fret berarti mewakili nilai 1 nada, sementara secara umum, jarak masing-masing nada adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;C-D-E-F-G-A-B-C&lt;br /&gt; 1 1 0.51 1 1 0.5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui jarak masing-masing nada, sekarang kita bisa mulai menjawab pertanyaan  kenapa proses Tuning Gitar harus mengikuti aturan pertama di atas. &lt;br /&gt;Anda lihat lagi nada masing-masing senar gitar di atas. Senar 1 bernada E, senar 2 bernada B. Jarak antara nada B (senar 2) ke E (senar 1)= 0.5+1+1 = 2,5. Jarak nada 2.5 ini sama artinya dengan 5 fret di gitar (ingat 1 fret = 0.5 nada bukan?). ini artinya ketika senar 2 ditekan pada fret ke 5 akan menghasilkan nada E atau sama dengan nada Senar 1 tanpa ditekan (los senar).&lt;br /&gt;Kita coba lagi, Senar 3 bernada G, senar 2 bernada B. Jarak antara nada G ke nada B adalah 1+1 = 2 atau 4 fret. artinya ketika senar ketiga ditekan pada fret ke 4 akan menghasilkan nada yang sama dengan senar 2 tanpa ditekan. mudah bukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang coba anda hitung lagi jarak nada senar selanjutnya dan pasti anda akan menemukan jawaban dari aturan berkut :&lt;br /&gt;1. Senar 2 ditekan pada fret ke 5, bunyinya disamakan dengan senar 1 tanpa ditekan (los senar)&lt;br /&gt;2. Senar 3 ditekan pada fret ke 4, bunyinya disamakan dengan senar 2 tanpa tekanan&lt;br /&gt;3. Senar 4 ditekan pada fret ke 5, bunyinya disamakan dengan senar 3 tanpa tekanan&lt;br /&gt;4. Senar 5 ditekan pada fret ke 5, bunyinya disamakan dengan senar 4 tanpa tekanan&lt;br /&gt;5. Senar 6 ditekan pada fret ke 5, bunyinya disamakan dengan senar 5 tanpa tekanan&lt;br /&gt;Selamat mencoba, mainkan terus gitar anda semoga sukses&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-2531082479203686835?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/2531082479203686835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/tuning-gitar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/2531082479203686835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/2531082479203686835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/tuning-gitar.html' title='TUNING GITAR'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-528330271834239738</id><published>2009-11-14T23:15:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T23:16:28.103+07:00</updated><title type='text'>Gaya Belajar Efektif</title><content type='html'>Setiap orang pasti mempunyai cara atau gaya belajar yang berbeda-beda. Banyak gaya yang bisa dipilih untuk belajar secara efektif. Nah, artikel berikut menjelaskan tujuh gaya belajar yang mungkin beberapa diantaranya bisa di terapkan pada anak didik kita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Belajar dengan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya ini bisa kita mulai dengan mengajak seorang teman yang senang bermain dengan bahasa, seperti bercerita dan membaca serta menulis. Gaya belajar ini sangat menyenangkan karena bisa membantu kita mengingat nama, tempat, tanggal, dan hal-hal lainya dengan cara mendengar kemudian menyebutkannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Belajar dengan pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang, belajar makin efektif dan bermanfaat bila itu dilakukan dengan cara bermian dengan pertanyaan. Misalnya, kita memancing keinginan tahuan dengan berbagai pertanyaan. Setiap kali muncul jawaban, kejar dengan pertanyaan, hingga didapatkan hasil akhir atau kesimpulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Belajar dengan gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebagian orang yang lebih suka belajar dengan membuat gambar, merancang, melihat gambar, slide, video atau film. Orang yang memiliki kegemaran ini, biasa memiliki kepekaan tertentu dalam menangkap gambar atau warna, peka dalam membuat perubahan, merangkai dan membaca kartu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Belajar dengan musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detak irama, nyanyian, dan mungkin memainkan salah satu instrumen musik, atau selalu mendengarkan musik. Ada banyak orang yang suka mengingat beragam informasi dengan cara mengingat notasi atau melodi musik. Ini yang disebut sebagai ritme hidup. Mereka berusaha mendapatkan informasi terbaru mengenai beragam hal dengan cara mengingat musik atau notasinya yang kemudian bisa membuatnya mencari informasi yang berkaitan dengan itu. Misalnya mendegarkan musik jazz, lalu tergeliik bagaimana lagu itu dibuat, siapa yang membuat, dimana, dan pada saat seperti apa lagu itu muncul. Informasi yang mengiringi lagu itu, bisa saja tak sebatas cerita tentang musik, tapi juga manusia, teknologi, dan situasi sosial politik pada kurun waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Belajar dengan bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerak manusia, menyentuh sambil berbicara dan menggunakan tubuh untuk mengekspresikan gagasan adalah salah satu cara belajar yang menyenangkan. Mereka yang biasanya mudah memahami atau menyerap informasi dengan cara ini adalah kalangan penari, olahragawan. Jadi jika Anda termasuk kelompok yang aktif, tak salah mencoba belajar sambil tetap melakukan beragam aktivitas menyenangkan seperti menari atau berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Belajar dengan bersosialisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergabung dan membaur dengan orang lain adalah cara terbaik mendapat informasi dan belajar secara cepat. Dengan berkumpul, kita bisa menyerap berbagai informasi terbaru secara cepat dan mudah memahaminya. Dan biasanya, informasi yang didapat dengan cara ini, akan lebih lama terekam dalam ingatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Belajar dengan Kesendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebagian orang yang gemar melakukan segala sesuatunya, termasuk belajar dengan menyepi. Untuk mereka yang seperti ini, biasanya suka tempat yang tenang dan ruang yang terjaga privasinya. Jika Anda termasuk yang seperti ini, maka memiliki kamar pribadi akan sangat membantu Anda bisa belajar secara mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Depdiknas.go.id &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-528330271834239738?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/528330271834239738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/gaya-belajar-efektif.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/528330271834239738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/528330271834239738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/gaya-belajar-efektif.html' title='Gaya Belajar Efektif'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-7509801914344472697</id><published>2009-11-14T22:49:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T22:51:44.397+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='M. Sobry Sutikno dalam http://re-searchengines.com'/><title type='text'>BAGAIMANA MEMBERIKAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK-ANAK ANDA?</title><content type='html'>Mempertimbangkan pendidikan anak-anak sama dengan mempersiapkan generasi yang akan datang. Hati seorang anak bagaikan sebuah plat fotografik yang tidak bergambar apa-apa, siap merefleksikan semua yang ditampakkan padanya. Warisan alami yang dibawa setiap jiwa ke bumi; hampir semua sikap buruk yang diperlihatkan manusia apa adanya merupakan apa-apa yang didapatkan setelah mereka dilahirkan kebumi. Ini menunjukkan bahwa kebaikan itu bersifat alami sementara kejahatan tidak alami.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berfikir luas tentang kehidupan yang berkaitan dengan anak bukan hal yang mudah. Namun kita harus ingat bahwa orang dewasa sering menyepelekan kapasitas pikiran seorang anak, yang sebetulnya seringkali lebih berkeinginan untuk mengerti dan lebih mampu memahami sesuatu daripada seorang dewasa. Meskipun Anda tidak bisa memulai pendidikan anak dengan subyek yang mendalam, anda dapat selalu menyimpan desain besar yang Anda lihat dan ingin Anda raih dihadapan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kesalahan terbesar pendidkan modern, dengan segala metode melatih anak yang mutakhir, adalah telah kehilangan sesuatu yang paling penting, yaitu: pelajaran tentang sifat tidak mementingkan diri sendiri. Orang mungkin berfikir bahwa seseorang yang tidak mementingkan diri sendiri tidak akan mampu untuk menjaga kepentingan hidupnya sendiri; akan tetapi dalam kenyataan nampaknya tidak demikian. Orang yang mementingkan dirinya sendiri mengecewakan orang lain dan pada akhirnya merugikan dirinya sendiri. Manusia itu bebas, saling tergantung satu dengan yang lainnya, dan kebahagiaan setiap orang tergantung pada kebahagiaan semuanya. Pelajaran inilah yang harus dipelajari orang-orang sekarang sebagai pelajaran pertama sekaligus terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia merupakan hasil seluruh ciptaan, sumber keindahan yang nyata. Tujuan penciptaan adalah keindahan. Oleh karena itu, jelas bahwa tujuan hidup adalah untuk berkembang ke arah keindahan. Alam, dalam semua aspeknya yang beraneka, berkembang menuju keindahan. Oleh karena itu, jelas bahwa tujuan hidup adalah untuk berkembang ke arah keindahan. Dalam mendidik anak, pertimbangan pertama haruslah bahwa benih keindahan ditebarkan dalam hati mereka. Saat tanaman itu tumbuh dia harus dirawat dengan sabar. Kesuburan tanaman itu menjadi kebanggaan orang yang menanamnya sehingga perkembangan anak merupakan tanggung jawab orang tuanya. Orang tua harus belajar untuk menjadi contoh bagi anak-anak mereka. Tidak ada teori yang dapat mendatangkan pengaruh jika tidak disertai praktik. Wajar jika orang tua berharap anak-anak mereka berbeda dan lebih baik dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran pertama yang dibutuhkan seorang anak adalah menyelaraskan pemikiran, perkataan, dan tindakannya. Segala hal dalam kehidupan ini, lahir-batin, luar-dalam saling bereaksi. Oleh karena itu, sedikit pengetahuan tentang nada dan irama penting di awal pendidikan anak. Anak harus diajari unsur-unsur musik mengenai pola titi nada yang akan menghubungkannya dengan teman-teman, dengan orang-orang yang belum ia kenal, dengan orang tuanya, ketika bermain atau berada di satu meja yang sama; dalam kondisi yang bervariasi ia harus bisa merasakan pola titi nada berbeda. Anak harus diajari bagaimana membuat pilihan kata-kata saat berbicara kepada orang-orang yang berlainan, kepada orang asing, kepada teman-temannya, kepada pelayan dirumah, membuat suara lebih keras atau lebih lembut harus dilakukan dengan pemahaman. Seorang anak harus diajari untuk berbicara dan bertindak sesuai dengan kondisi yang berlaku pada saat itu. Tertawa pada saatnya tertawa, serius pada saat keseriusan dibutuhkan. Dalam segala hal yang dilakukannya, ia harus mempertimbangkan dan memikirkan kondisi yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran anak lebih aktif daripada orang dewasa, untuk dua alasan. Yang pertama, pikiran anak tumbuh dengan energi yang besar, yang membuatnya aktif selama masa pertumbuhannya, karena itu anak selalu tidak tenang baik dalam pikiran maupun dalam tindakan. Seorang anak di satu ruangan dapat membuat orang merasa ada seratus anak di sana. Anak tidak pernah diam, ia senang menggunakan mental dan energi fisiknya dengan berbagai cara sepanjang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi perhatian agar pendidikan untuk anak-anak harus dipertimbangkan dari lima sudut pandang yang berbeda: fisik, mental, moral, sosial, dan spiritual. Jika satu sisi berkembang dan sisi lainnya tidak, secara alami anak akan menunjukkan beberapa kekurangan dalam perkembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, pemerintah sudah pasti bertanggung jawab atas pendidikan bagi masyarakat. Pendidikan ini harus disusun sedemikian rupa sehingga baik orang miskin maupun kaya memiliki kesempatan yang sama dalam sebuah pembelajaran yang terdiri dari lima spek pendidikan yang disebut di atas. Ketika pembelajaran ini selesai, anak-anak bisa mengambil profesi apapun yang mereka sukai. Jika mereka menginginkan pendidikan lebih lanjut mereka bisa mendapatkannya dengan harta mereka sendiri jika mereka mampu (atau bantuan pendidikan yang bisa didapatkan dari pemerintah). Namun pendidikan yang penting harus diberikan kepada setiap anak oleh masyarakat. Pembelajaran pendidikan bisa diringkas dan dibuat menjadi pembelajaran pendidikan umum; anak tidak hanya harus diajari untuk membaca dan menulis, tapi juga untuk memiliki sebuah gagasan serba bisa dalam hidup dan bagaimana menjalani hidup yang paling baik baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan fisik dapat diberikan, bahkan sejak bayi, dengan bantuan musik. Seseorang bayi harus diusahakan untuk menggerakkan tangan dan kakinya ke atas dan ke bawah, dan saat ia tumbuh ia harus diajari untuk melakukannya secara ritmik. Ketika anak tumbuh, saat ia dapat menari dan memainkan beberapa permainan yang berbeda, gerak badan harus diajarkan. Dengan cara seperti ini anak-anak akan diuntungkan, mereka tidak merasa bosan dan menganggap ini sebagai rekreasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, makanan yang bersih dan bergizi diperlukan oleh anak saat ia tumbuh. Ia juga harus mendapatkan waktu tidur yang sesuai dengan kebutuhan setiap anak. Bersamaan dengan itu, harus ada waktu yang dipakai untuk beristirahat, dan harus dilakukan dengan cara tertentu sehingga anak yang cendrung untuk selalu aktif akan merasa senang melakukan istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak bagaikan tanaman yang sedang tumbuh. Tidak hanya makanan jasmani yang ia perlukan tapi juga makanan rohani. Makanan rohani yang paling baik adalah dengan mencintai anak dan membalas cintanya. Ia juga harus diajari keseimbangan, untuk menjaga agar emosinya selalu ada dalam batas dan wilayah tertentu. Anak harus diajari menggunakan kasih sayang melalui ungkapan yang manis dalam pemikiran, ucapan, dan tindakannya. Pemberian cinta yang salah akan merusak anak sehingga ia bersifat kasar, sombong, dan acuh tak acuh. Kita tidak boleh berlebihan dalam menunjukkan cinta kita kepada anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak harus belajar untuk mengenal hubungan dan kewajibannya terhadap semua yang ada disekelilingnya. Kita harus membiarkan ia tahu apa yang diharapkan ayah, ibu, saudara perempuan, dan saudara laki-lakinya dari dirinya; karena mengenal hubungan satu sama lain merupakan tanda karakter manusia yang tidak ada pada binatang. Anak harus mengetahui bahwa ia bertanggung jawab atas semua yang dilakukannya, bukan hanya kepada teman-temannya, tapi juga kepada seseorang yang melihatnya dengan terus menerus; bahwa sesulit apa pun keadilan yang ditegakkan di dunia, nanti ada saat dan tempat di mana keseimbangan keadilan akan menyeimbangkan segalanya. Kematian hanyalah sebuah jembatan yang harus dilalui setiap jiwa dari satu lingkungan ke lingkungan lainnya. Anak harus dikenalkan dan di dekatkan pada sang pencipta alam semesta dan isinya yaitu Allah swt (Tuhan Yang Maha Esa)&lt;br /&gt;* Penulis adalah tode Dasan Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat. Direktur Eksekutif YNTP Research and Development, Propinsi Nusa Tenggara Barat &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-7509801914344472697?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/7509801914344472697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/bagaimana-memberikan-pendidikan-untuk.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/7509801914344472697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/7509801914344472697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/bagaimana-memberikan-pendidikan-untuk.html' title='BAGAIMANA MEMBERIKAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK-ANAK ANDA?'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-5733539038684377786</id><published>2009-11-14T22:40:00.004+07:00</published><updated>2009-11-14T22:42:13.535+07:00</updated><title type='text'>Waktu (Puisi Khalil Gibran)</title><content type='html'>Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….&lt;br /&gt;Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.&lt;br /&gt;Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,&lt;br /&gt;Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?&lt;br /&gt;Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-5733539038684377786?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/5733539038684377786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/puisi-kahlil-gibran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/5733539038684377786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/5733539038684377786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/puisi-kahlil-gibran.html' title='Waktu (Puisi Khalil Gibran)'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-8296092181723037659</id><published>2009-11-14T22:33:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T22:36:51.462+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lenny Wongso dalam http://www.andriewongso.com'/><title type='text'>Mendidik Anak Oleh</title><content type='html'>Pepatah menyatakan “Anak adalah titipan dari yang kuasa” seperti juga pujangga besar Khalil Gibran, dalam sebuah puisinya yang sangat popular menyebutkan”…. Mereka adalah putra putri kehidupan. Dari kita mereka ada…tetapi mereka bukanlah milik kita…..dst .&lt;br /&gt;Sesungguhnya, setiap manusia (anak atau dewasa), memiliki hak-hak yang melekat sejak dia menghirup oksigen di muka bumi ini. ”. Ironisnya, banyak orang tua yang sering memperlakukan anak-anak mereka dengan semena-mena, otoriter, dengan anggapan, sampai kapanpun anakku adalah anak-anak, yang harus menuruti segala kehendak orang tua. Walaupun yang disebut anak itu mungkin saat ini telah memiliki anak-anak mereka sendiri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua = hakim ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak memiliki karakter yang berbeda, maka mendidik anak adalah seni kehidupan yang sangat unik dan spesifik.&lt;br /&gt;Setiap hari menyaksikan ulah anak-anak, dan begitu kenakalan terjadi, hati dan pikiran kita bereaksi, mau diapain anak ini? Cukup diberi pengertian? Atau diperingatkan keras? Atau harus dicubit? Atau …..?&lt;br /&gt;Saat itulah kita siap memvonis bagai seorang hakim. Maka, emosi, kebijaksanaan dan wawasan berpikir sebagai orang tua sangat menentukan, apakah anak merasa diperlakukan secara wajar dan adil oleh orang tuanya terhadap ulah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah seminar, ada seorang peserta yang bertanya tentang bagaimana kami mendidik anak? Dengan cara baru atau lama? Nah lho, mendidik anak dengan cara baru? (setiap anak melakukan kesalahan, cukup diberi pengertian). Dan cara lama? Dengan pukulan atau kekerasan! Menurut saya, mendidik anak tidak ada cara baru atau lama. Karena kita yang paling tau karakter anak-anak kita, maka cara apapun, asal tidak ekstrim, tidak masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dalam mendidik anak perlu dipukul? Atau tindakan fisik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, bila memang diperlukan, bisa saja dilakukan pemukulan (bukan dalam taraf membahayakan). Sekali lagi, kita lah yang paling tau karakter anak sendiri, selama niatnya baik dan kemudian diberi pengertian benar, saya yakin, sebuah pendidikan tidak berbatas pada vonis pemukulan berarti tindak kekerasan dalam rumah tangga. Tetapi lebih dari itu, mendidik anak berarti menghantar mereka dalam pembentukan karakter dan kepribadian sebagai bekal menjadi diri mereka sendiri. Sehingga dikemudian hari, mereka mampu tampil sebagai pribadi yang baik, berguna bagi diri sendiri, orang lain dan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena setiap anak memiliki karakter khas yang berbeda satu sama lain, maka temukan metode dan mendidik anak sesuai dengan karakter mereka masing-masing sehingga anak tidak hanya mampu memperbaiki diri dari sebuah kesalahan tetapi juga terdorong untuk senang secara terus-menerus mengembangkan sisi baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga adalah basis pendidikan yang paling utama, dan orang tua merupakan figure utama pendidik dalam keluarga. Keteladanan orang tua merupakan pola pendidikan yang paling ringkas, simple dan efektif. Kasih sayang dan komunikasi antar anggota keluarga ditambah dengan contoh nyata dari figure orang tua merupakan unsur penting dalam mendidik buah hati kita. Orang tua yang luar biasa adalah orang tua yang disegani, ditaati dan diteladani oleh anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mengarungi samudra pendidikan anak.&lt;br /&gt;Salam sukses luar biasa !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-8296092181723037659?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2411352498142924582' title='Mendidik Anak Oleh'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/8296092181723037659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/mendidik-anak-oleh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/8296092181723037659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/8296092181723037659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/mendidik-anak-oleh.html' title='Mendidik Anak Oleh'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-4712949477587117356</id><published>2009-11-14T22:25:00.003+07:00</published><updated>2009-11-14T22:38:07.391+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='http://nyariduitreceh.blogspot.com'/><title type='text'>Psikologi Anak</title><content type='html'>Psikologi Anak&lt;br /&gt;Menonton acara Apa Kabar Indonesia pagi ini, hari Minggu tanggal 24 Mei 2009 di tv one cukup bagus masalah yang dibahas yaitu tentang Psikologi Anak. Diskusi ini menghadirkan nara sumber seorang psikolog yaitu Ibu Winarni. &lt;br /&gt;Intinya yang bisa diambil dari acara tersebut adalah orang tua harus sering berkomunikasi dengan anak, terbuka dengan segala permasalahan yang ada. Mau mendengarkan atau menjadi tempat curhat yang nyaman bagi anak. Biasanya orang tua lebih mau mendengarkan kalau yang ngomong adalah guru dari anaknya, guru konseling atau mau mendengar dari seorang psikolog daripada mendengar dari anaknya sendiri. Sebaiknya sedari dini, membuka pintu komunikasi dengan anak selebar-lebarnya akan lebih berarti bagi psikologi anak, mencoba memahami bagaimana permasalahan anak, apa yang dia inginkan dari kita sebagai orangtua, apa yang dia mau untuk dia lakukan di sekolah, di rumah, dan di lingkungan sekitar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai kita sebagai orangtua jarang berkomunikasi dengan anak, tidak mau tahu menahu dan perhatian tentang masalah yang dia hadapi, apa yang terjadi di sekolahnya, apa yang terjadi dengan teman-temannya, tidak mengikuti perkembangan anak sendiri, baik perkembangan mental dan perkembangan intelektual. Jangan sampai kita baru mengetahui ketika guru konseling di sekolahnya memanggil kita gara-gara anak kita ada masalah di sekolahnya. Mungkin kita sebagai orangtua terlalu sibuk dengan pekerjaan ( atau sibuk ngeblog dan facebook ?? wkwk ) sehngga jarang berkomunikasi dengan anak, berangkat kerja pagi-pagi anak masih tidur, pulang kerja malam, anak juga sudah tidur, apalagi kalau hari sabtu dan minggu harus lembur. Tentunya dengan teknologi yang semakin canggih sekarang, dunia dengan komunikasi tanpa batas, kita harus memanfaatkannya, sering sms dan telepon anak untuk mengecek bagaimana keadaannya, apa yang sedang dilakukan, meluangkan waktu beberapa saat untuk sharing dengannya, menjadi pendengar yang baik, biarkan anak bercerita tentang apa yang dia alami, apa yang menarik baginya, apa yang membuatnya kesal, apa yang membuatnya sedih, dan sebagainya. Menghabiskan waktu sehari penuh bersama anak dan keluarga ketika hari libur untuk berekreasi ke tempat wisata, jalan-jalan atau sekedar bermain di taman bermain juga cukup berarti bagi anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehangatan kasih sayang di dalam keluarga diharapkan dapat mewujudkan suasana nyaman bagi anak. Menjadi seorang sahabat bagi anak kita tanpa menghilangkan wibawa sebagai orangtua, memberi teladan yang baik, sehingga anak pun tidak canggung dan sungkan untuk mencurahkan isi hatinya kepada kita, namun tetap menghormati kita sebagai orang tua.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-4712949477587117356?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/4712949477587117356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/psikologi-anak-menonton-acara-apa-kabar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/4712949477587117356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/4712949477587117356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/psikologi-anak-menonton-acara-apa-kabar.html' title='Psikologi Anak'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-7843032674441607070</id><published>2009-11-10T11:19:00.005+07:00</published><updated>2009-11-14T22:23:18.909+07:00</updated><title type='text'>Pembangunan Mushola Baru</title><content type='html'>Pada Tahun Ajaran 2009/2010 ini, SMPN 1 Patimuan melakukan pembangunan Mushola baru untuk menggantikan bangunan Mushola lama. Bangunan baru ini terletak di depan Ruang Perpustakaan, berukuran 7 x 8 meter dan diharapkan selesai dibuat pada akhir Tahun Pelajaran 2009/2010 ini.&lt;br /&gt;Pembangunan dimulai pada Awal Bulan November dan pada hari Jum'at 6 November 2009 telah digelar acara selamatan tanda dimulainya pembangunan Mushola ini. &lt;br /&gt;Mohon Do'a Restu dan dukungan kepada semua pihak, khususnya Alumni dan Keluarga Besar SMPN 1 Patimuan. Mudah-mudahan pembangunan Mushola ini mendapat Ridho dari Alloh SWT dan dapat berjalan dengan lancar, tidak hambatan suatu apa. Amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-7843032674441607070?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/7843032674441607070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/pembangunan-mushola-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/7843032674441607070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/7843032674441607070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/11/pembangunan-mushola-baru.html' title='Pembangunan Mushola Baru'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-6410896040254868997</id><published>2009-10-28T22:41:00.007+07:00</published><updated>2009-11-14T22:18:25.637+07:00</updated><title type='text'>Bernostalgia dengan Guru-guru</title><content type='html'>Hallo semua alumni SMPN 1 Patimuan (dahulu SMPN 1 Kedungreja) dimanapun berada.&lt;br /&gt;Punya nostalgia khusus dengan Bapak / Ibu Guru SMP 1 Patimuan? atau sekedar ingin berkirim salam? kirim komentar dan salam kamu disini.&lt;br /&gt;sekedar mengingatkan, inilah Bapak dan Ibu Guru SMPN 1 Patimuan (Sekarang) :&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Suyana, M.M.Pd. (Kepala Sekolah)&lt;br /&gt;2. Aris Raharjo, S.Pd.&lt;br /&gt;3. Saleh, S.Pd.&lt;br /&gt;4. Drs. Marwoco&lt;br /&gt;5. Lelana Sapta Budaya, S.Pd.&lt;br /&gt;6. Siswadi&lt;br /&gt;7. Waluyojati, S.Pd.&lt;br /&gt;8. YB. Janu Iswanto&lt;br /&gt;9. Kus Hendaryanto, S.Pd.&lt;br /&gt;10. Endang Dwi Wahyuni, S.Pd.&lt;br /&gt;11. Darwoto, S.Pd.&lt;br /&gt;12. Muhamad Mukti, S.Pd.&lt;br /&gt;13. Imam Santoso, S.Pd.&lt;br /&gt;14. Wiworo Budiarso Warisucipto&lt;br /&gt;15. Teguh Yulianto, S.Pd.&lt;br /&gt;16. Tati Riawati, S.Pd.&lt;br /&gt;17. Dra. Sujatmi&lt;br /&gt;18. Suyatno, S.Pd.&lt;br /&gt;19. Drs. Amad Basuki, S.Pd.&lt;br /&gt;20. Endang Sri Rejeki&lt;br /&gt;21. Dadeh Darsini, S.Pd.&lt;br /&gt;22. Sri Rahayu, S.Pd.&lt;br /&gt;23. Suryono, S.Pd.&lt;br /&gt;24. Aniyatun, S.Pd.&lt;br /&gt;25. Dwi Setiawan&lt;br /&gt;26. Daryati, S.Pd.&lt;br /&gt;27. Dwi Arum Wijayanti, S.Pd.&lt;br /&gt;28. Ngabdi Hartopo, S.Pd.&lt;br /&gt;29. Mashuri Mazdi, S.Pd.I&lt;br /&gt;30. Darmini, S.Ag.&lt;br /&gt;31. Sujatmoko&lt;br /&gt;32. Suparno&lt;br /&gt;33. Drs. Samingun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Staf Tata Usaha dan Karyawan&lt;br /&gt;1. Sumirah&lt;br /&gt;2. Suherman&lt;br /&gt;3. Aan Wijianti&lt;br /&gt;4. Aryati Sri Wahyuni&lt;br /&gt;5. Samino&lt;br /&gt;6. Sajadi&lt;br /&gt;7. Rasiman&lt;br /&gt;8. Pujiono&lt;br /&gt;9. Kustam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-6410896040254868997?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/6410896040254868997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/10/bernostalgia-dengan-guru-gur.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/6410896040254868997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/6410896040254868997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2009/10/bernostalgia-dengan-guru-gur.html' title='Bernostalgia dengan Guru-guru'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-4820294556815323562</id><published>2007-11-12T11:14:00.002+07:00</published><updated>2009-11-05T00:06:36.266+07:00</updated><title type='text'>Penerapan E-learning dalam Pendidikan di SMP</title><content type='html'>PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Teknologi informasi dan komunikasi adalah teknologi pengolahan dan penyebaran data dengan menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Bagian terpenting dari teknologi informasi dan komunikasi adalah komputer.&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi jaringan komputer juga semakin mendorong kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan jaringan komputer, transfer data, informasi dan komunikasi semakin mudah dilakukan. Perkembangan berbagai perangkat komunikasi utamanya telpon semakin menyemarakkan dunia TIK.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui bersama, telephone merupakan syarat lain ketika ingin melakukan komunikasi data (Internet). Koneksi ke internet dimungkinkan jika terdapat akses telpon. Berbagai jenis telpon dapat digunakan untuk keperluan tersebut baik itu telpon kabel maupun handphone (dengan syarat teretentu).&lt;br /&gt;Operator penyelenggara komunikasi juga semakin serius menggarap lahan komunikasi data melalui internet ini. Jika beberapa tahun transfer data mobile cuma dilakukan melalui jalur CSD (Circuit Switch Data) dengan kecepatan transfer sebesar 9,6 Kbps disusul teknologi GPRS (General Packet Radio Service) dengan kecepatan transfer data sebesar 115 Kbps, maka sekarang ini operator telephone genggam berlomba-lomba menawarkan teknologi 3G (3rd Generation) kepada penggunanya. Kecepatan akses data mobile dengan 3G bisa mencapai 3,2 Mbps.&lt;br /&gt;PT. Telkom sebagai satu-satunya penyelenggara komunikasi telpon kabel juga tidak ketinggalan menawarkan berbagai paket untuk keperluan akses internet mulai dari yang “lambat” seperti telkomnet instan sampai speedy yang jauh lebih cepat.&lt;br /&gt;Berbagai hal positif bisa kita ambil dari perkembangan teknologi jaringan komputer dan internet tersebut. Setidaknya untuk sat ini komunikasi data dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun dengan mudah. Informasi telah menjadi sebuah “benda” yang semakin murah nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Pemanfaatan E-learning dalam Dunia Pendidikan&lt;br /&gt;Salah satu manfaat dari perkembangan teknologi jaringan komputer seperti diungkapkan di atas adalah e-learning. E-learning (electronic learning) atau pembelajaran elektronik adalah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan melalui pemanfaatan teknologi komputer dan internet. Dalam e-learning proses pembelajaran dan proses interaksi antara siswa dengan guru tidak terjadi secara langsung (tatap muka). Disini guru hanya perlu untuk menyediakan bahan belajar yang di upload ke internet. Bahan ajar tersebut selalu terbuka untuk diakses oleh siswa kapanpun.&lt;br /&gt;E-learning sangat potensial untuk membuat proses belajar lebih efektif. Disini peluang siswa untuk berinteraksi dengan guru maupun bahan belajar terbuka luas. Berbagai keuntungan dari e-learning diantaranya :&lt;br /&gt;1. Komunikasi antara siswa dengan guru dapat dilakukan kapan saja, melalui fasiltas e-mail misalnya.&lt;br /&gt;2. Siswa dapat mempelajari kembali bahan ajar yang belum dipahaminya.&lt;br /&gt;3. Siswa dapat mengikuti proses belajar tanpa kehadiran fisik di kelas.&lt;br /&gt;4. Kegiatan belajar bersifat fleksibel karena disesuaikan dengan ketersediaan waktu para siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah media belajar, e-learning sendiri mempunyai syarat-syarat diantaranya :&lt;br /&gt;1. Pembelajaran dilakukan dengan memanfaatan jaringan internet&lt;br /&gt;2. Tersedianya dukungan layanan belajar yang dapat dimanfaatkan oleh siswa&lt;br /&gt;3. Tersedianya dukungan layanan tutor yang dapat membantu peserta belajar apabila mengalami kesulitan&lt;br /&gt;4. Adanya lembaga yang menyelenggarakan dan mengelola kegiatan e-learning&lt;br /&gt;5. Adanya sikap positif dari guru dan siswa terhadap teknologi komputer dan internet&lt;br /&gt;6. Adanya sistem pembelajaran yang dapat dipahami oleh siswa&lt;br /&gt;7. Adanya sistem evaluasi terhadap perkembangan kemampuan siswa&lt;br /&gt;Sebagai tulang punggung dalam pembentukan generasi penerus bangsa dunia pendidikan formal, merupakan lahan yang sangat baik untuk mengembangkan e-learning ini.&lt;br /&gt;Untuk mata pelajaran tertentu penerapan e-learning bukan semata bertujuan agar siswa dapat mengakses informasi dan bahan ajar yang disediakan. Untuk mapel TIK e-learning digunakan sebagai sarana bagi siswa untuk lebih mengenal dan belajar menggunakan teknologi internet secara mandiri. Dengan penerapan e-learning siswa dapat melakukan praktek langsung untuk mengakses informasi, men-download materi pelajaran, tugas dari guru maupun untuk berinteraksi melalui e-mail.&lt;br /&gt;III. Peran TIK dalam Penerapan E-learning di SMP&lt;br /&gt;Dimasukkannya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai salah satu mata pelajaran di tingkat satuan pendidikan SMP telah membuka kesempatan kepada siswa untuk mempelajari komputer dan teknologi internet. Materi internet itu sendiri diajarkan di kelas IX (sembilan) pada semester I dan II dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Memahami dasar-dasar pengunaan Internet/intranet&lt;br /&gt;- Menjelaskan pengertian Internet/Intranet&lt;br /&gt;- Mendeskripsikan dasar-dasar sistem jaringan di Internet/Intranet&lt;br /&gt;- Mengenal ukuran kecepatan akses Internet&lt;br /&gt;- Mengidentifikasi perangkat keras yang digunakan dalam akses Internet/Intranet&lt;br /&gt;- Cara-cara untuk memperoleh sambungan Internet/Intranet&lt;br /&gt;2. Menggunakan Internet untuk memperoleh informasi&lt;br /&gt;3. Mengakses beberapa situs untuk memperoleh informasi yang bermanfaat&lt;br /&gt;4. Mengidentifikasi beberapa layanan informasi yang ada di internet&lt;br /&gt;Penerapan pembelajaran berbasis e-learning dipastikan akan membantu siswa untuk lebih menguasai kemampuan dasar internet seperti yang disyaratkan dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar di atas.&lt;br /&gt;Pembelajaran berbasis e-learning dapat memacu siswa untuk mempraktekkan teori penggunaan internet yang didapatkan pada mapel TIK di kelas. Idealnya untuk dapat mengikuti e-learning siswa harus mampu melakukan hal-hal berikut :&lt;br /&gt;1. Membuka sebuah website&lt;br /&gt;2. Mencari informasi di internet&lt;br /&gt;3. Mendownload informasi yang diperlukan&lt;br /&gt;4. Berinteraksi dengan orang lain melalui e-mail maupun media lain&lt;br /&gt;Jika diamati keempat hal di atas adalah inti dari pembelajaran internet di tingkat satuan pendidikan SMP kelas IX. Sehingga pada dasarnya mata pelajaran TIK lebih berperan sebagai pembuka jalan bagi siswa agar mereka mampu untuk mengikuti pembelajaran berbasis e-learning. Walaupun tidak menutup kemungkinan materi TIK disampaikan ke pada siswa melalui e-learning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Materi Pelajaran berbasis E-learning di SMP&lt;br /&gt;Prinsip dasar dari e-learning sebenarnya adalah materi pelajaran disampaikan kepada siswa secara tidak langsung dalam arti pada saat penyampaian materi tidak ada kegiatan tatap muka antara guru dengan siswa.&lt;br /&gt;Karena itu, semua materi pelajaran dapat diterapkan dengan metode e-learning ini. Terdapat 3 fungsi E-learning yang dapat membantu kegiatan pembelajaran di dalam kelas, yaitu :&lt;br /&gt;1. Sebagai suplemen (tambahan)&lt;br /&gt;Peserta didik mempunyai kebebasan memilih apakah akan memanfaatkan e-learning atau tidak. Tidak ada keharusan bagi siswa untuk mengakses materi yang ditampilkan dalam e-learning.&lt;br /&gt;2. Sebagai komplemen (pelengkap)&lt;br /&gt;Materi e-learning diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima siswa di dalam kelas. Fungsi ini lebih ditekankan untuk siswa yang cepat menangkap materi pelajaran yang disampaikan di kelas. fungsi e-learning ini bisa dikatakan sebagai sebuah program pengayaan untuk siswa.&lt;br /&gt;3. Sebagai substitusi (pengganti)&lt;br /&gt;Materi e-learning sepenuhnya digunakan sebagai pengganti materi di dalam kelas. Siswa diperkenankan tidak mengikuti pelajaran di kelas tetapi wajib membuka materi yang disampaikan lewat e-learning.&lt;br /&gt;Dari ketiga fungsi e-learning di atas, yang mungkin untuk diterapkan pada saat ini di SMP adalah fungsi suplemen dan komplemen. Sedangkan untuk fungsi substitusi belum atau sepertinya tidak memungkinkan untuk diterapkan di satuan pendidikan setingkat SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. Kesimpulan&lt;br /&gt;Dari uraian di atas dapat ditarik benang merah dari pembahasan tentang e-learning sebagai kesimpulan penulis, yaitu :&lt;br /&gt;1. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah merambah semua sektor kehidupan termasuk pendidikan&lt;br /&gt;2. Informasi dan komunikasi telah menjadi “benda” yang semakin murah dengan berbagai dukungan dan kemudahan dari penyelenggara telekomunikasi di Indonesia.&lt;br /&gt;3. Internet sebagai jalur komunikasi masa depan merupakan sarana tepat memajukan dunia pendidikan di Indonesia salah satunya dengan pembelajaran berbasis e-learning&lt;br /&gt;4. Penerapan e-learning tidak sekedar sebagai sarana siswa menggali informasi dan materi belajar, tetapi juga sebagai tempat yang tepat bagi siswa untuk mempelajari penggunaan internet secara langsung&lt;br /&gt;5. Terdapat tiga fungsi e-learning dalam mendukung kegiatan pembelajaran di kelas yaitu sebagai suplemen (tambahan), komplemen (pelengkap) dan substitusi (pengganti).&lt;br /&gt;VI. Saran&lt;br /&gt;Hal berikut menjadi catatan akhir penulis sekaligus saran bagi dunia pendidikan untuk melangkah ke jenjang pembelajaran berbasis e-learning, yaitu :&lt;br /&gt;1. Sekolah agar terus berupaya dengan maksimal -sesuai kemampuannya- untuk melengkapi kebutuhan peralatan untuk pembelajaran TIK.&lt;br /&gt;2. Guru dan tenaga pendidik harus lebih meningkatkan sikap positif terhadap keberadaan teknologi internet dengan cara belajar dan mencoba menggunakan teknologi ini untuk kemajuan pendidikan.&lt;br /&gt;3. Instansi terkait dan yang mempunyai kewenangan dalam bidang pendidikan untuk lebih sering menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan tentang teknologi internet bagi guru dan tenaga kependidikan.&lt;br /&gt;4. Dukungan dari pemerintah dan instansi terkait untuk penyelenggaraan akses internet murah bagi semua sekolah terutama di daerah yang jauh dari akses jaringan internet.&lt;br /&gt;TIM Penyusun. LKS Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMP dan MTs kelas IX. Matahari, Klaten. 2007.&lt;br /&gt;Majalah Mobile Guide Edisi I / 7 Juni – 4 Juli 2007&lt;br /&gt;Website elcom.umy.ac.id .e-learning Hewan apakah itu. Oktober 2007.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-4820294556815323562?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/4820294556815323562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2007/11/penerapan-e-learning-dalam-pendidikan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/4820294556815323562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/4820294556815323562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2007/11/penerapan-e-learning-dalam-pendidikan.html' title='Penerapan E-learning dalam Pendidikan di SMP'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-2158499726107022232</id><published>2007-10-30T15:15:00.000+07:00</published><updated>2007-10-30T15:25:26.116+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_Pvg1jVkRjbA/RybpZJzRUSI/AAAAAAAAAA4/Q5InrzzJvx8/s1600-h/IMG_0034.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5127041844144853282" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_Pvg1jVkRjbA/RybpZJzRUSI/AAAAAAAAAA4/Q5InrzzJvx8/s200/IMG_0034.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Grup Band SMPN 1 Patimuan sedang beraksi dalam acara parade band di Kecamatan Patimuan.&lt;br /&gt;ki-ka : Saeful Rohman-Jepy Febriyanto-Heri Julianto-Susi Sulastri (drum)-Galih Fajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_Pvg1jVkRjbA/RybooZzRURI/AAAAAAAAAAw/yRwct-6N-fM/s1600-h/IMG_0034.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tbody&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-2158499726107022232?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/2158499726107022232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2007/10/grup-band-smpn-1-patimuan-sedang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/2158499726107022232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/2158499726107022232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2007/10/grup-band-smpn-1-patimuan-sedang.html' title=''/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_Pvg1jVkRjbA/RybpZJzRUSI/AAAAAAAAAA4/Q5InrzzJvx8/s72-c/IMG_0034.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2411352498142924582.post-4238864520840977685</id><published>2007-10-30T13:58:00.000+07:00</published><updated>2007-10-30T14:02:00.983+07:00</updated><title type='text'>Silaturahmi di SMPN 1 Patimuan</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" width="100%" unselectable="on"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;Hari Kamis Tanggal 29 Oktober 2007 Bertempat di Kampus SMPN 1 Patimuan telah diselenggarakan Silaturahmi antara seluruh warga sekolah dengan Dinas Instansi terkait dan masyarakat sekitar sekolah.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr hb_tag="1" unselectable="on"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2411352498142924582-4238864520840977685?l=smpn1patimuan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/feeds/4238864520840977685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2007/10/silaturahmi-di-smpn-1-patimuan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/4238864520840977685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2411352498142924582/posts/default/4238864520840977685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smpn1patimuan.blogspot.com/2007/10/silaturahmi-di-smpn-1-patimuan.html' title='Silaturahmi di SMPN 1 Patimuan'/><author><name>SMPN 1 Patimuan-Cilacap</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02527552770999842684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
